
Karangreja, November 2024 – UPTD Puskesmas Karangreja kembali menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) DT/TD yang dilaksanakan di seluruh SD dan Mi di wilayah Kecamatan Karangreja. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk melindungi anak-anak sekolah dari penyakit difteri dan tetanus.

Difteri dan tetanus adalah penyakit serius yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti kelumpuhan, kerusakan organ, hingga kematian. Dengan memberikan imunisasi DT/TD, anak-anak akan memiliki kekebalan tubuh yang kuat sehingga terhindar dari penyakit tersebut.

Sasaran BIAS DT/TD:
- Siswa kelas 1 SD: Mendapatkan imunisasi DT (Difteri dan Tetanus)
- Siswa kelas 2 dan 5 SD: Mendapatkan imunisasi TD (Tetanus dan Difteri)
Manfaat Imunisasi DT/TD:
- Mencegah penyakit difteri dan tetanus
- Meningkatkan kekebalan tubuh anak
- Melindungi anak dari komplikasi yang serius

Mari bersama-sama kita lindungi anak-anak kita dari ancaman penyakit!
(Rahayu)


Bagaimana menurut Anda, seberapa penting peran program imunisasi seperti BIAS DT/TD dalam melindungi anak-anak sekolah dari penyakit berbahaya seperti difteri dan tetanus? Visit us IT Telkom
Menurut saya, peran program imunisasi seperti BIAS DT/Td (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) bukan lagi sekadar penting, melainkan sangat krusial dan menjadi benteng pertahanan utama bagi anak-anak usia sekolah.
Meskipun anak-anak biasanya sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap saat bayi, proteksi atau kekebalan tubuh terhadap penyakit Difteri dan Tetanus akan menurun seiring bertambahnya usia. Di sinilah program BIAS mengambil peran penting untuk memberikan booster (dosis penguat).
Berikut adalah beberapa alasan mengapa program ini sangat vital:
1. Mencegah Kembalinya KLB (Kejadian Luar Biasa) Difteri
Difteri adalah penyakit saluran pernapasan yang sangat menular dan mematikan karena bisa menyumbat jalan napas melalui terbentuknya selaput putih (pseudomembran). Dengan memberikan vaksin DT (untuk kelas 1) dan Td (untuk kelas 2 dan 5), kita menjaga agar ambang batas kekebalan kelompok (herd immunity) di lingkungan sekolah tetap tinggi, sehingga bakteri difteri tidak punya celah untuk mewabah kembali.
2. Perlindungan Aktif dari Risiko Tetanus di Lingkungan Bermain
Anak-anak usia sekolah dasar sangat aktif bermain di luar ruangan. Risiko mereka terjatuh, terluka karena paku berkarat, tergores kawat, atau kontak dengan tanah yang terkontaminasi spora bakteri Clostridium tetani sangatlah tinggi. Vaksinasi Td memberikan perlindungan jangka panjang agar luka-luka kecil tersebut tidak berujung pada infeksi tetanus yang menyerang sistem saraf dan menyebabkan kejang otot parah.
3. Menjaga Masa Depan dan Hak Sehat Anak
Sekolah adalah tempat anak-anak belajar dan bersosialisasi. Bayangkan jika ada satu saja kasus difteri di sekolah, seluruh aktivitas belajar-mengajar bisa lumpuh karena karantina. Imunisasi BIAS memastikan hak anak untuk tumbuh sehat dan belajar dengan aman tetap terpenuhi tanpa bayang-bayang penyakit yang sebenarnya bisa dicegah (PD3I).
Kesimpulannya:
Program BIAS DT/Td adalah investasi kesehatan jangka panjang. Kerja sama antara Puskesmas, pihak sekolah, dan izin dari orang tua murid adalah kunci utama agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang kuat, sehat, dan bebas dari ancaman difteri maupun tetanus.